Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Materi Perhitungan Titik Impas ( Break Event Point) PKWU Kelas 11

 

Perhitungan Titik Impas ( Break Event Point)

Anda pasti pernah mendengar istilah Break Even Point, Break Event Point adalah adalah titik impas di mana laba yang dihasilkan memiliki nilai yang sama dengan nilai yang dibutuhkan untuk proses produksi. Titik impas adalah kondisi dimana jumlah seluruh pendapatan sama dengan jumlah seluruh pengeluaran dalam produksi barang atau jasa. Pada posisi ini, laba akan bernilai nol mutlak, atau biasa disebut dengan balik modal. Dalam kesempatan ini kita akan belajar mengenai pengertian, tujuan, manfaat dan cara menghitung BEP

Perhitungan Titik Impas (Break Event Point)

  • Pengertian dan manfaat Titik Impas (Break Event Point)
  • Komponen Perhitungan Titik Impas (Break Event Point)
  • Menghitung Biaya Pokok Produksi Usaha Kerajinan
  • Evaluasi Hasil Perhitungan Tiitik Impas mpas (Break Event Point)

Break Event Point (BEP)

Break Event Point (BEP) Adalah Suatu keadaan dimana perusahaan dalam operasinya tidak memperoleh laba dan juga tidak menderita kerugian atau dengan kata lain total biaya  sama dengan total penjualan, Sehingga tidak ada laba juga tidak ada rugi.

A. Manfaat Break Event Point

  • Alat Perencana untuk menghasilkan laba
  • Memberikan Informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan, serta hubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang bersangkutan
  • Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan.
  • Mengganti system laporan yang tebal dengan grafik yang mudah dibaca dan dimengerti.
B. Komponen Perhitungan Titik Impas (Break Event Point)
  • Biaya Tetap (Fixed Cost/FC) - Komponen ini merupakan biaya yang tetap atau konstan jika adanya tindakan produksi atau meskipun tidak berproduksi. Contoh :Biaya Tenaga Kerja biaya penyusutan mesin, dan lain-lain
  • Biaya Variable (Variabel Cost/VC) - komponen ini merupakan biaya perunit yang sifatnya dinamis tergantung dari tindakan volume produksinya, jika produksi yang direncanakan meningkat, berarti Variable Cost pasti akan meningkat, Contoh : Biaya bahan baku, biaya listrik, dll
  • Harga Jual (Selling Price/P) - komponen ini adalah harga jual perunit barang atau jasa yang telah diproduksi
C. Menghitung Break Event Point (BEP)
Rumus (BEP) Dasar Unit
FC = Fixed Cost (Biaya Tetap)
P = Price (Harga jual)
VC = Variable Cost (Biaya Tidak Tetap)

Perhitungan (BEP) Dasar Rupiah

FC = Fixed Cost (Biaya Tetap)
VC = Variable Cost (Biaya Tidak Tetap)
P = Price (Harga Jual)

Kurva Titik Impas

D. Evaluasi Hasil Perhitungan Titik Impas (BEP)

Analisis Break Event Point adlah suatu alat dan teknik yang di gunakan oleh managemen untuk mengetahui tingkat penjualan tertentu sehingga tidak mengalami laba dan tidak mengalami kerugian (Sigit, 2020:1)
Analisi Break Event Point digunakan untuk mengetahui tingkat volume penjualansebelum perusahaan mengalami untung dan mengalami rugi sehingga hal tesebut digunakan menentukan perencanaan penjualan.
Perencanaan laba adalah perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan agar dapat mencapai tujuan dari perusahaan yaitu memperoleh laba.

Setelah pembahasan singkat tentang Titik Impas ( Break Event Point) diatas, waktunya untuk contoh soal. Contoh soal Titik Impas (Break Event Point) 

1. Manfaat Dari Mempelajari Perhitungan Titik Impas (Break event Point) adalah :
A. Mengevaluasi laba secara keseluruhan
B. Alat perencanaan usaha
C. Sumber informasi Usaha
D. Mencari keuntungan Besar

2. Apa Kerugianya jika dalam Usaha Produksi Kita tidak menggunakan perhitungan Titik Impas (Break Event Point)
A. Sistem laporan akan menjadi tebal karena tidak menggunakn pola grafik
B. Tidak mendapatkan Keuntungan Maksimal
C. Kerugian semakin besar
D. Keuntungan Menjadi Sedikit

3. Apa yang Kalian ketahui Dari Pengertian Fixed Cost ?
Jawaban: 
Biaya yang tetap atau konstan jika adanya tindakan produksi atau meskipun perusahaan tidak berproduksi

4. Apa arti dari Price ...?
jawaban: 
Harga penjualan
harga jual
harga

5. Biaya yang jumlahnya sama berapapun jumlah produksi yang dihasilkan disebut biaya….
A. tetap
B. tidak tetap
C. total
D. variabel