Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Permasalahan Yang Sering Dialami Pada Dapodik Versi 2021

Permasalahan Yang Sering Dialami Pada Dapodik Versi 2021

Permasalahan Yang Sering Dialami Pada Dapodik Versi 2021

Aplikasi Dapodik versi 2021 telah dirilis, telah tersedia juga Patch Dapodik 2021.a. Tetapi masih terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh rekan-rekan OPS.

Permasalahan timbul mulai dari sistem Dapodik sendiri yang belum siap, atau faktor Human Error yang dilakukan oleh rekan operator. Hal ini dikarenakan ketidak tahuan dari rekan-rekan operator sendiri.
   
Disini Masdapodik akan membahas satu persatu masalah yang kerap dihadapi dalam aplikasi Dapodik 2021 dan cara mengatasi masalah tersebut.

Permasalahan yang sering muncul pada Dapodik 2021

Registrasi Dapodik
Registrasi Dapodik bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu : Registrasi Online dan Regisrasi Offline.
Permasalahan yang muncul pada saat registrasi dapodik online, yaitu :
Registrasi gagal karena sistem sibuk
Solusi: Gunakan jaringan internet yang bagus dan cobalah untuk melakukan proses registrasi pada saat jam sepi atau waktu tengah malam.
Registrasi gagal karena Akun Kepala Sekolah belum terdaftar. 
Solusi: Sebelum melakukan instalasi Dapodik 2021, buat akun kepala sekolah melalui sp.datadik.kemdikbud.go.id.
Username atau Password salah
Solusi: Pastikan anda sudah memasukkah username dan password terbaru. Jika masih mengalami kejadian ini dan yakin bahwa email dan password yang digunakan sudah benar, segera hubungi operator dinas masing-masing.
Permasalahan pada saat registrasi dapodik offline :
Prefill Dapodik susah di generate/di download.
Solusi: saat ini link download prefill sudah bisa diakses dengan lancar. Untuk lebih jelasnya silahkan Baca Cara generate prefill Dapodik.
Tidak bisa melakukan sinkronisasi
Solusi: yaitu sebelum melakukan generate data prefill Dapodik, pastikan bahwa Akun Kepala Sekolah sudah aktif, karena yang berwenang melakukan sinkronisasi data adalah akun Kepala Sekolah. Jika belum aktif, silahkan buat akun kepala sekolah pada laman sp.datadik.kemdikbud.go.id.
Akun Tidak Terverifikasi
Setelah selesai melakukan Installasi Dapodik dan melakukan Registrasi, ditemukan keterangan Akun tidak terverifikasi pada akun operator sekolah dan PTK.
Solusi:
Untuk mengetahui dan menyelesaikan masalah tersebut silahkan baca Cara verifikasi akun Dapodik 2021
Kesalahan Pada Proses Verifikasi Akun
Verifikasi akun terbagi menjadi 2 yaitu :
Verifikasi Akun Operator Sekolah dan Verifikasi Akun PTK (termasuk juga akun Kepala Sekolah)
Sebelum melakukan verifikasi, pastikan email yang akan digunakan adalah email aktif dan bisa menerima email masuk.
Jika operator merangkap Guru atau PTK, harus menggunakan email berbeda untuk akun operator dan PTK.
Verifikasi akun operator sekolah dan PTK dilakukan melalui laman yang berbeda.
Untuk verifikasi akun operator dapat diakses melalui laman https://sp.datadik.kemdikbud.go.id.
Untuk verifikasi akun PTK dapat diakses melalui laman https://ptk.datadik.kemdikbud.go.id

Akun Operator Sekolah dan PTK Gagal diverifikasi karena merangkap sebagai Operator sekolah.
Hal ini terjadi karena operator atau PTK menggunakan email yang sama pada saat verifikasi operator/PTK.
Tidak Bisa Login Kepala Sekolah dan PTK di Aplikasi Dapodik
Hal ini juga banyak dialami oleh pengguna atau operator sekolah. Setelah selesai memverifikasi akun Kepala Sekolah dan Guru, ketika akan login di Aplikasi Dapodik malah gagal. Muncul pesan : "Whoops, looks like something went wrong ".
Permasalahan Yang Sering Dialami Pada Dapodik Versi 2021
Permasalahan ini muncul dikarenakan email untuk kepala sekolah dan PTK tidak diisi atau sudah tidak aktif pada aplikasi dapodik versi sebelumnya, sehingga menyebabkan Email tidak terdeteksi.

Hal ini memang terasa agak aneh, karena operator sudah membuat akun kepala sekolah dan ptk secara online melalui laman sp.datadik.kemdikbud dan sudah berhasil diverifikasi. Tapi setelah sinkron, akun dan email tersebut masih tetap kosong. Begitu juga dengan akun PTK yang sudah ada, pada profil PTK masih terlihat email yang lama.
Mungkin ini adalah BUG pada aplikasi Dapodik versi 2021 sehingga perlu perhatian dari pihak terkait.

Gagal Tarik Peserta Didik
Cara input peserta didik dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :
Input peserta didik dengan cara manual.
Cara manual ini dilakukan jika memang data peserta didik tersebut belum ada di database pusat. Untuk menginputnya bisa dilakukan dengan menginput langsung di aplikasi dapodik atau bisa diinput di laman sp.datadik.kemdikbud.go.id
Input peserta didik dengan cara tarik peserta didik di laman sp.datadik.kemdikbud.go.id. Tapi cara yang kedua ini  seringkali mengalami kendala, setelah melakukan sinkronisasi, data peserta didik tidak masuk ke Database Lokal.
Penyebab Gagal Tarik Peserta Didik di Manajemen Dapodik
  • Peserta Didik masih terdaftar di sekolah asalnya
  • Data Peserta Didik tidak ada di Database Dapodik Nasional
  • Peserta Didik sudah ditarik dari laman sp.datadik.kemdikbud.go.id, tapi saat sinkronisasi data peserta didik tersebut tidak ada atau belum masuk ke database dapodik lokal.
Solusi: 
Peserta didik masih terdaftar di sekolah yang lama.
Saat operator akan melakukan tarik data siswa pindahan atau mutasi masuk. peserta didik tersebut belum dikeluarkan atau dimutasikan oleh operator tempat sekolah asal. Atau sudah dimutasikan akan tetapi operator sekolah asal belum melakukan sinkronisasi sehingga data di server dapodik pusat data mutasinya belum masuk.
Untuk mengatasinya segera hubungi operator asal tempat peserta didik tersebut agar segera melakukan mutasi peserta didik dan melakukan sinkronisasi.
Data Peserta didik tidak ada di Database.
Kesalahan input asal sekolah peserta didik atau operator sekolah saat memasukkan data sehingga peserta didik tidak terdeteksi atau dianggap tidak ada. Untuk itu sebelum melakukan proses tarik data, pastikan terlebih dahulu bahwa data peserta didik tersebut sudah benar dan lengkap.

Penyebab lain adalah Peserta didik bukan berasal dari sekolah yang berada di bawah naungan dinas pendidikan. Misalnya dari sekolah berbasis agama, seperti : MI, Mts, MA dll.
Atau berasal dari sekolah yang belum terdaftar dan belum mempunyai Aplikasi Dapodik.
Peserta Didik sudah ditarik dari laman sp.datadik.kemdikbud.go.id, tapi saat sinkronisasi data peserta didik tersebut tidak ada atau belum masuk ke database dapodik lokal.
Penyebabnya antara lain, yaitu :
  • Jaringan Internet yang lambat.
Sebelum melakukan proses tarik data peserta didik, pastikan jaringan internet dalam keadaan lancar atau tidak ada gangguan.
  • Terlalu banyak data peserta didik yang ditarik
Penarikan data peserta didik yang terlalu banyak yang berasal dari sekolah yang sama.
saat melakukan proses tarik data jangan langsung memilih seluruh peserta didik,
Usahakan memilih maksimal 2 peserta didik dulu, kemudian tarik lagi 2 dan begitu seterusnya hingga seluruh peserta didik selesai ditarik data.

Sinkronisasi tidak bisa dilakukan
Gagal sinkronisasi karena status koneksi belum terhubung atau disconnected, cara mengatasinya pastikan jaringan internet dalam keadaan lancar atau tidak ada gangguan dan usahakan lakukan pada waktu malam hari (jangan lupa siapin kopi).

Demikian sedikit tulisan admin seputar Permasalahan Yang Sering Dialami Pada Dapodik Versi 2021, beberapa permasalahan diatas sudah admin alami dan berhasil mengatasinya, beberapa admin dapatkan dari keluhan rekan operator lain.
Jika anda mempunyai beberapa solusi permasalahan diatas atau permasalahan yang tidak tercantum silahkan tambahkan pada kolom komentar.
SALAM SATU DATA !!!